Dahulu kita pernah saling ‘mencintai’,
dan juga saling membenci
Dahulu kita belajar saling nenepati ‘janji’,
dan juga mengingkari
Adakah aku menangis sepeninggal kepergianmu?
tangisan kebahagiaan ataukah kesedihan
Hari itu, semesta mengujiku,
dan pula kita melepas gelar ‘pacar’
Jangan engkau kira aku tak tahu akan makna kerinduan,
Masa-masa terindah dalam kehidupan kita adalah saat-saat perpisahan itu,
aku menyadari bahwa engkau baru saja seperti sangat berguna dalam perjalanan hidupku. Sebagai teman dan kekasih
Apakah engkau kira aku bodoh saat kusadari kenyataan menjelang kepergianmu, padahal aku hanya berusaha membuktikan sebuah ungkapan,
‘Saat-saat terindah adalah menjelang perpisahan’
(FZN)
Danang Stephanie berkata,
22 November 2008 @ 10:53 pm
Siapa bilang tidak ada yang merindukan.
saya merindukannya kok.